Kamis, 10 Desember 2020

Tertarik Dengan Bisnis Print Masker? Berikut Beberapa Hal Yang Harus Dipersiapkan

Kondisi pandemi yang semakin merebak membuat permintaan terhadap masker semakin meningkat. Tentunya, masker merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk melindungi diri dari virus. Oleh karena itu, bisnis Print Masker dapat memberikan keuntungan yang berlimpah jika dikembangkan. Lantas, hal apa saja yang perlu dipersiapkan?

 


Berikut Cara Untuk Memulai Bisnis Masker
1. Bekerjasama Dengan Jasa Pembuat Masker
Bekerjasama dengan supplier jasa pembuatan masker adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memulai bisnis ini. Menentukan supplier sebagai pemasok perlu mempertimbangkan lokasi, ketersediaan barang, harga dan berbagai penawaran yang diberikan. Tentunya, anda harus bisa menggali informasi dari supplier secara jelas untuk merancang bisnis.


Begitu pula, anda bisa melakukan berbagai perencanaan harga dan strategi pemasaran dalam memulai bisnis ini. Anda bahkan bisa mendaftarkan toko di marketplace maupun membuat website. Selain itu, media sosial juga dapat dimanfaatkan dalam menarik minat yang dimiliki oleh target pasar. Tentunya, hal ini bisa dilakukan dengan cara memposting berbagai konten menarik untuk promosi.


Untuk mendapatkan kesuksesan dalam menjalankan bisnis print masker, anda harus memiliki sikap yang ramah dan responsif terhadap pelanggan yang datang. Begitu pula, anda juga harus selalu melakukan berbagai evaluasi dari kegiatan bisnis masker yang dilakukan. Perbaikan setelah melakukan penjualan harus dilakukan untuk meningkatkan performa bisnis.


2. Membuka Usaha Pembuatan Masker Printing
Sebagai jenis masker yang banyak diminati, anda juga bisa membuka usaha pembuatan masker jenis ini. beberapa peralatan yang harus disiapkan dalam pembuatan ini adalah mesin printer, transfer paper sublimasi, tinta sublimasi, heat press + kain teflon dan masker kain. Persiapan pembuatan ini dapat dilakukan dengan cara menyusun cara kerja mesin printer.


Untuk memastikan mesin printer dapat bekerja, anda harus mempersiapkan tinta dan transfer paper sublimasi. Anda tentu bisa memilih printer EPSON untuk print desain karena memiliki hasil cetak yang lebih bagus. Kemudian, pastikan tinta yang telah terpasang pada mesin printer tersebut adalah tinta khusus, yaitu tinta sublimasi CMYK untuk menghasilkan warna yang bagus.


Selain itu, anda juga harus menggunakan transfer paper sublimasi untuk membuat print masker. Transfer tersebut berfungsi untuk menghubungkan file desain yang akan diterapkan pada masker melalui mesin print. Tentunya, transfer paper tersebut bisa diperoleh dengan mudah dengan mengunjungi bengkel print. Alat yang satu ini bahkan dibanderol dengan harga 80.000 per 100 lembar.


Alat lain yang diperlukan untuk membuat masker ini yaitu heat press + kain teflon. Penggunaan alat tersebut digunakan untuk mengaplikasikan desain yang telah dibuat ke permukaan masker. Selain itu, penggunaan kain teflon dalam metode ini juga dapat membantu anda untuk membuat desain lebih rapi, halus dan mengkilap atau glossy.


Begitu pula, masker kain juga harus dipersiapkan dalam pembuatan ini karena menjadi bahan utama sebagai produk yang akan dijual. Masker yang perlu dipersiapkan untuk membuat produk print masker ini adalah masker kain dengan bahan polyester berwarna putih. Tentunya, pemilihan ini dilakukan karena metode sublimasi hanya bisa menghasilkan gambar yang bagus pada masker putih.


Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjalankan bisnis masker. Tentunya usaha yang dilakukan dengan memproduksi barang, membutuhkan biaya yang lebih besar daripada bisnis masker yang dilakukan dengan cara mendistribusikan produk. Namun, anda bisa mendapatkan keuntungan yang optimal dari kedua cara ini jika sudah menerapkan strategi yang tepat.